Ku berjalan Diantara mesin bernyawa Rasa miris ku dapat Saat keringat keluar tanpa sebab Karena otot tak bekerja Aku rindu Saat melihat mereka Berkendara tanpa mesin menyerta Hanya otot yang bekerja Menyusuri suka maupun duka Bebas dari dilema Aku rindu Saat kaki meraba tanah Tanpa ada sekat pemisah Hingga kaki berwarna Bersatu dengan tanah Aku rindu Akan permainan alam Berbahan akar dan rotan menghilangkan kegelisahan dari dalam jiwa Aku rindu Tangan menggapai dahan Menggantung, hati riang Bersenandung di atasnya Rindu merasuk dalam jiwa Saat tanah berwarna coklat Saat alam menjadi sahabat Ku rindu semuanya