Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 9, 2016

Tekat Sang Pemimpi

Kusampaikan kepada penghuni bumi Bahwa mimpi bukan hal yang mustahil Bahkan hingga pada hal yang ganjil Akan dapat di gapai selagi sulit Hingga pada sudut-sudut kota Terdengar ramai orang tertawa Melihat seorang manusia Mewujudkan mimpi-mimpinya Tunggu, menanti saja Hingga hari menjadi tahun Tatkala bumi berputar terus Mimpi itu tetap ku urus Tak pedulikan seluruh cerita Daripada yang tak ‘kan percaya Karena ku yakin bisa Mencapai setiap impian

Puisi Untukmu

Hai kamu di sana Aku masih menantimu Menunggu cintamu Walau tak pantas untukmu Aku masih menunggumu Walau detik berganti hari Tetapi aku tetap disini Menunggumu di hati

Tetap Menanti

Aku terdiam diri Ketika hujan menyiram bumi Akankah cinta sejati Bersemayam dalam hati Sepanjang jalan hidup ini Aku masih tetap menanti Menunggu ada yang mampir Untuk mengisi kehampaan hati Kapan dia datang dan bertahan selamanya  Karena ku tak biasa membiarkan hati yang hampa

Menerima Sebuah Keputusan

Aku terima semua Walau harus menggenggam Batang dari bunga mawar Yang dapat melukai jiwa Tak ada yang dapat Menghalangi semua langkah Yang akan aku lalui Demi menggapai cinta ini Terkadang aku harus Menginjak kenangan lama Demi mendapatkan Sebuah cinta yang sempurna

Pilihan

Aku merasa terkurung Antara dua pilihan Antara memilikinya Atau menjauh darinya Tatkala aku memilih Untuk memilikinya Mungkin ku merasa Tak akan pantas dihatinya Tatkala aku memilih Untuk menjauhi dirinya Mungkin aku merana Akan terbelenggu cinta

Cinta Tak Terungkap

Kamu tak akan pernah tau Apalagi hingga mengerti Tentang apa yang saat ini Aku sedang alami Kamu membuatku selalu berfikir Akankah kamu cinta sejati Yang selama ini aku cari Dari harta kerajaan atlantis Aku merasa harus mengungkapkan Tetapi fikiranku terperangkap Pada sebuah alibi yang muram Akan jawaban dari dirinya

Menanti

Aku masih tetap Menantimu disini Walaupun matahari Berhenti menyinari bumi Entah kapan cinta itu Datang menghampiri Kepada diriku ini Walau lama menanti Tiada aku pedulikan Siapa yang akan singgah Menjadi pengisi hati ini Yang telah lama hampa

Cerita Si Puitikus

Kurangkai setiap kata Menjadi sebuah wacana Yang isinya hanya kita Yang merangkai kisah cinta Kutatap setiap alinea Mulai kata demi kata Walau tak menjelma Menjadi sajak yang indah

Malam

Ku bangun dari tidur malam Terlupa dari mimpi - mimpi Sejenak ku teringat kembali Kenangan indah bersamamu   Diantara bulan dan bintang Menyinari bumi dengan terang Dengan sinar yang tenang Menghindari bumi dari gelap malam   Ku terduduk diam Teringat sebuah kenangan Yang terasa kelam Membuatku tiada tenang

Hujan

Hujan ku biarkan engkau Menyirami bumi ini Agar lenyap semua Kenangan kelam Yang selama ini Hadir dalam hidupku

Mengagumi Karya - Mu

Ku lihat gunung  Tinggi menjulang Bersama awan Menutupi berarak Membuat hati tenang  Entah sanggupkah mulutku Mengungkapkan seluruhnya Perasaan takjub dengan seluruh Ciptaan-Mu yang agung

Mengenang Memori

Aku menyusuri jalan Diantara sawah dan hutan Bersama dengan kenangan Yang dapat menghanyutkan Diatas jalan Kulalui semua memori Membuat ku ingat kembali Dikala kita bersama Banyak kutemui Mereka yang mendahului Namun merasa benci Ketika di dahului