Rayuan Lumbung Padi

Padi merekah, menguning merekah
Hias dataran, sejauh mata menilik
Antara petak-petak elok pesawahan
Sampaikan salam indah di pikiran

Mata memandang setiap cangkul
Menghantam tanah, dibuatnya gembur
Panas menyengat menusuk tubuh
Mencuri cara memenuhi bumbu

"Mas, kamu selalu bergairah"
Sayup mendengar ujaran mesra
"Demi dapur, ku relakan tubuhku"
Kemudian kembali bergumul lumpur

Rayuan dahaga merangsang jiwa
Waktu bergulir secara bersahaja
Mata hari ini menantang sukma
Merusuh rasa, memutus asa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keputusan Sulit

Kisah Cinta